Pemberontakan
Dari setiap pemberontakan orang-orang tertindas, lahir perubahan di dalam sejarah. Kepada mereka kita patut menaruh hormat.
Beraksi Mengatasi Epilepsi

Lepasnya muatan listrik di otak menjadi penyebab utama epilepsi. Tapi orang sering memandangnya sebagai penyakit kutukan.

Roto, Jenaka Pengiring Diponegoro
Roto tak hanya menjadi panakawan atau pendamping Diponegoro. Dia pandai membuat plesetan kata dan membanyol.
Moncong Meriam Menodong Istana
Percobaan "separuh kudeta" dilakukan militer menuntut pembubaran parlemen. Berujung gagal karena Sukarno menolak menjadi diktator.
Sarengat yang Melesat
Sarengat manusia tercepat di Asia. Berprestasi di bidangnya sekaligus menjadi dokter. Dia contoh yang baik sebagai atlet.
Balas Dendam Paman Sam
Tak terima seorang warganya tewas di tangan pejuang pembebasan Palestina, pemerintahan Ronald Reagan melakukan pembalasan.
TERBARU
Raffles membawa dua perangkat gamelan Jawa hasil jarahan dari keraton Yogyakarta, ke Inggris. Dia jadi orang pertama yang mengenalkan gamelan kepada kultur Eropa.
Dia menjadi kurir dan kepercayaan Sukarno. Gugur ketika bertugas membawa emas untuk membeli pesawat.
Keinginan kembali dan memperbaiki nasib di negeri sendiri gagal karena kurang modal dan tanah susah diolah. Mereka kembali ke "negeri pengasingan."
Seorang uskup menumpuk kekayaan dengan berbisnis, bahkan dengan cara yang dianggap perbuatan dosa. Di perjalanan, kekayaan itu dibajak perompak.
Gandhi adalah kemenangan dari pertempuran tanpa kekerasan.
KRONIKA
Roto tak hanya menjadi panakawan atau pendamping Diponegoro. Dia pandai membuat plesetan kata dan membanyol.           
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Sebuah foto pesawat berlambang Nazi yang mendarat di Bali menimbulkan tanda tanya.                                     
Digandrungi perempuan kelas menengah hingga pelacur. Dipandang negatif tapi trennya tak pernah hilang.                 
Israel menyetujui Rais Abin sebagai panglima pasukan PBB. Padahal dia dari negara yang tidak mengakui negara Israel.   
Dia didaulat sebagai bapak komik Indonesia karena memelopori penerbitan komik dalam bentuk buku, dan menjadi tonggak pertumbuhan komik Indonesia.
HISTORIA CHANNEL
Logo Button 125x62
Majalah Historia Headquarters
Jl. Wahid Hasyim No. 194 | Jakarta Pusat | Indonesia
Historia © 2012 | Privacy Policy
del